Berita
Dari Dakwah Digital hingga Majelis Preman, LD PCNU Surabaya Paparkan Program Unggulan 2026
pcnusurabaya
Trawas, Jawa Timur — Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Surabaya menegaskan komitmennya dalam memperkuat dakwah Islam moderat berbasis digital dan komunitas dalam Musyawarah Kerja Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Surabaya yang digelar pada 16–17 Februari 2026 di Trawas, Jawa Timur.
Dalam forum tersebut, LD PCNU Surabaya memaparkan capaian kinerja dua tahun terakhir, mulai dari penguatan kaderisasi pendakwah, pengembangan dakwah digital, hingga dakwah komunitas perkotaan. Program Lomba Da’i yang digelar pada 2024 dan 2025 menjadi salah satu upaya strategis dalam mencetak kader pendakwah yang kompeten dan adaptif terhadap tantangan zaman.Pada sektor dakwah digital, LD PCNU Surabaya menginisiasi Madrasah Digital yang telah diterapkan di sejumlah pesantren di Surabaya. Program ini dirancang untuk memperkuat literasi media dan teknologi sebagai sarana dakwah Islam yang moderat dan inklusif.
LD PCNU Surabaya juga menjalankan dakwah komunitas yang menyasar mahasiswa serta kelompok masyarakat jalanan melalui program Majelis Preman, sebagai bentuk pendekatan dakwah yang humanis dan membumi. Selain itu, pengembangan podcast keagamaan dilakukan untuk menjangkau masyarakat luas, khususnya generasi muda.
Ketua LD PCNU Surabaya, Mochammad Andre Agustianto, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pihaknya akan meluncurkan Madrasah Public Speaking. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas komunikasi para pendakwah agar mampu menyampaikan pesan dakwah secara efektif, kontekstual, dan relevan dengan dinamika masyarakat perkotaan.
Program tersebut mendapat apresiasi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Surabaya serta sejumlah Majelis Wakil Cabang (MWC) NU yang menyatakan kesiapan mendukung dan mengirimkan kader terbaiknya.
Musyawarah Kerja PCNU Kota Surabaya ini juga dihadiri jajaran pimpinan NU Jawa Timur. Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur, K.H. Abdul Hakim Machfudz (Gus Kikin), dalam arahannya menekankan pentingnya peran PCNU dalam mengedukasi umat dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah serta menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Melalui musyawarah kerja ini, PCNU Kota Surabaya diharapkan semakin solid dalam membangun sinergi antar-lembaga serta memperkuat peran dakwah yang inklusif, progresif, dan responsif terhadap kebutuhan umat di tingkat lokal maupun nasional.
