SURABAYA – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya menggelar kegiatan Silaturahim dan Turun Bawah (Turba) ke Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Rungkut pada Sabtu (16/5/2026). Agenda ini dilaksanakan guna mempererat ukhuwah nahdliyah sekaligus memperkuat sinergi organisasi di tingkat akar rumput.

Kegiatan yang berlangsung di kantor MWCNU Rungkut, Jalan Kedung Asem 102 Surabaya tersebut dihadiri oleh seluruh elemen Badan Otonom (Banom) NU. Mulai dari IPNU, IPPNU, Ansor, Fatayat, Muslimat, Ishari, ISNU, Pencak Silat Pagar Nusa, Banser, hingga JQHNU tampak solid memadati forum.


Ketua PCNU Surabaya, KH. Masduki Toha, dalam arahannya menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis dan strategis antara NU dengan pemerintah demi kemaslahatan masyarakat luas.

"NU harus terus menjalin kerja sama dengan pemerintah demi kemashlahatan umat. Sebagai organisasi besar, NU memiliki tanggung jawab bersama untuk ikut menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat," ujarnya.

Selain menjadi ajang konsolidasi, Turba kali ini juga membuka sesi dialog interaktif yang dimanfaatkan warga Nahdliyin Rungkut untuk menyampaikan berbagai aspirasi. Dua isu krusial yang mendominasi pembahasan adalah legalitas aset wakaf dan digitalisasi administrasi.

Warga NU Rungkut berharap PCNU Surabaya memberikan pendampingan konkret terkait tata cara pewakafan aset milik NU agar memiliki payung hukum yang jelas. Di sisi lain, urgensi digitalisasi organisasi juga mencuat sebagai upaya meningkatkan efisiensi tata kelola data dan komunikasi di era teknologi.


Merespons aspirasi tersebut, pihak PCNU Surabaya menegaskan komitmennya untuk siap mengawal, memberikan solusi, serta meningkatkan kapasitas pengelolaan organisasi di tingkat MWCNU.

Sementara Ketua MWCNU Rungkut, Moh. Arifin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kunjungan langsung dari jajaran PCNU Surabaya. Ia optimistis momentum ini dapat memicu komunikasi yang lebih intensif antar-pengurus.

"Kami berharap momentum silaturahim dan turba ini menjadi sarana memperkuat komunikasi, koordinasi, serta mempererat kebersamaan antar banom dan pengurus NU di tingkat kecamatan," kata Arifin.

Acara yang berlangsung penuh kehangatan tersebut ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Forum ini diharapkan menjadi pemantik semangat pengabdian warga NU dalam menjaga kemaslahatan umat dan bangsa.  Dela