Ketua Pelaksana Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Ketua Panitia Lokal KH Abdurrozaq Sholeh, dan Ketua Majelis Pengasuh PPBU KH M Hasib Wahab mencoba langsung kasur yang disiapkan bagi para muktamirin di Gedung Tower 7 MAN 3 Jombang, Senin (3/8/2026), Foto: Tambakberas.id

Jombang – Ketua Pelaksana Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama sekaligus Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, meninjau langsung kesiapan fasilitas penginapan bagi para peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Senin (3/8/2026).
Peninjauan dilakukan bersama Ketua PWNU Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz dengan didampingi Ketua Panitia Lokal Muktamar KH Abdurrozaq Sholeh serta Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum KH M Hasib Wahab.
Salah satu lokasi yang ditinjau adalah Gedung Tower 7 MAN 3 Jombang yang telah dipersiapkan sebagai tempat menginap para muktamirin. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas akomodasi siap memberikan kenyamanan bagi ribuan peserta yang akan hadir dalam Muktamar ke-35 NU pada 27–31 Agustus 2026.
Setibanya di lokasi, Gus Ipul mengapresiasi kesiapan panitia lokal yang menata sistem pelayanan penginapan dengan konsep menyerupai hotel. Di pintu masuk gedung telah disiapkan meja resepsionis sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi para peserta yang datang.
Memasuki ruang-ruang penginapan, rombongan melihat deretan kasur baru yang telah tertata rapi lengkap dengan seprai bersih dan bantal. Seluruh perlengkapan tersebut disiapkan agar para kiai, utusan wilayah, cabang, serta peserta muktamar dapat beristirahat dengan nyaman selama mengikuti rangkaian persidangan.
Bahkan, Gus Ipul bersama Gus Kikin, KH Abdurrozaq Sholeh, dan KH M Hasib Wahab sempat mencoba langsung kasur yang telah disediakan panitia guna memastikan kualitas dan kenyamanannya.
"Kita harus membuat muktamirin nyaman. Makanya kita sediakan kasur ini," ujar Gus Ipul.
Selain menyediakan tempat tidur yang layak, setiap kamar penginapan juga dilengkapi pendingin ruangan (air conditioner/AC) agar peserta dapat beristirahat dengan lebih nyaman di tengah padatnya agenda muktamar.
Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan petugas khusus di setiap gedung penginapan yang bertugas melayani kebutuhan para peserta, mulai dari kebersihan hingga berbagai layanan pendukung lainnya.
"Setiap kamar nanti ada petugas khusus yang melayani, menyediakan kebutuhan hingga bersih-bersih," tambah Gus Ipul.
Sebelum melakukan peninjauan lapangan, Gus Ipul memimpin rapat koordinasi panitia di Aula MAN Tambakberas. Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa panitia telah menyiapkan sebanyak 3.000 unit kasur lengkap dengan bantal dan seprai.
Pengadaan perlengkapan tidur tersebut merupakan hasil sinergi antara PBNU dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebanyak 2.000 unit disiapkan PBNU, sedangkan 1.000 unit lainnya merupakan dukungan dari Pemprov Jawa Timur. Seluruh perlengkapan tersebut ditargetkan mulai masuk ke lokasi pada pertengahan Agustus 2026.
Selain itu, panitia juga terus mematangkan pemasangan perangkat pendingin ruangan. Sebanyak 300 unit AC akan dipasang di berbagai kamar penginapan untuk menunjang kenyamanan seluruh peserta.
Pemeriksaan fasilitas akomodasi ini menjadi bagian dari persiapan akhir menuju pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang akan dipusatkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang.
Menurut Gus Ipul, progres persiapan yang dilakukan panitia lokal menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan. Berbagai sektor, mulai dari tempat persidangan, akomodasi, hingga fasilitas pendukung lainnya terus dimatangkan agar pelaksanaan muktamar berjalan lancar.
"Kita sudah mulai melihat bagaimana PPBU Tambakberas menerima peserta muktamar yang jumlahnya lebih dari tiga ribu orang. Kita siapkan akomodasinya, tempat sidang, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Saya bersyukur, semua dilakukan dengan baik," ungkapnya.
Ia menambahkan, seluruh potensi Pondok Pesantren Bahrul Ulum telah dikerahkan untuk menyukseskan penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU, baik dari sisi sumber daya manusia, keterlibatan para santri dan pengurus pesantren, maupun kesiapan sarana dan prasarana.
Sementara itu, Ketua PWNU Jawa Timur, Gus Kikin, menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia yang terus bergerak mempercepat seluruh persiapan. Menurutnya, PWNU Jawa Timur siap memberikan dukungan penuh apabila masih terdapat kebutuhan yang harus dipenuhi menjelang pelaksanaan muktamar.
"Melihat persiapan yang sudah cukup baik ini kita mengikuti saja. Mungkin setelah tanggal 15 Agustus masih ada kekurangan, kita akan ikut membantu apa yang dibutuhkan," pungkasnya.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, PBNU bersama panitia lokal optimistis Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama akan berlangsung dengan tertib, nyaman, dan memberikan pelayanan terbaik bagi lebih dari tiga ribu muktamirin yang akan hadir dari seluruh Indonesia.

Pewarta : Bustanul Hakim