Sambut Muktamar 35 : Petugas menurunkan kasur-kasur baru yang mulai didistribusikan ke lokasi penginapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Rabu (5/8/2026). Foto Tambakberas.id

JOMBANG
– Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) terus mematangkan seluruh fasilitas akomodasi guna menyambut ribuan muktamirin dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 3.000 unit kasur baru mulai didatangkan secara bertahap ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan penginapan yang nyaman selama pelaksanaan Muktamar pada 27–31 Agustus 2026.

Distribusi kasur dimulai pada Rabu (5/8/2026) menuju sejumlah titik penginapan yang telah dipersiapkan panitia. Selain kasur baru, setiap tempat tidur juga dilengkapi sprei, bantal, dan sarung bantal baru guna memastikan kenyamanan dan kebersihan bagi seluruh peserta.

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, menjelaskan bahwa pengadaan fasilitas tersebut merupakan hasil sinergi antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Sebanyak 2.000 kasur berasal dari PBNU, sedangkan 1.000 kasur lainnya merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hari ini mulai didistribusikan ke lokasi penginapan peserta muktamar di Tambakberas," ujar Gus Rozaq, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, penyediaan fasilitas tidur yang layak menjadi salah satu prioritas panitia agar para peserta dapat beristirahat dengan nyaman setelah mengikuti berbagai agenda persidangan dan kegiatan muktamar.

Persiapan akomodasi tersebut telah dimatangkan melalui rapat koordinasi gabungan panitia yang digelar di Aula MAN Tambakberas, Senin (3/8/2026). Rapat dihadiri Ketua Pelaksana Muktamar Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), serta jajaran panitia pusat dan panitia lokal.

Untuk mengakomodasi sekitar 3.370 peserta, panitia menerapkan konsep akomodasi terpadu dengan memanfaatkan fasilitas pendidikan dan kawasan pesantren yang dibagi ke dalam sembilan kawasan penginapan atau Tower 1 hingga Tower 9.

Sistem penamaan tower tersebut diterapkan guna mempermudah koordinasi, pemetaan lokasi, serta pelayanan kepada seluruh muktamirin selama berada di lingkungan muktamar.

"Panitia ingin para muktamirin mendapatkan kenyamanan dan layanan yang setara dengan hotel atau apartemen, meskipun mereka menginap di lingkungan pondok pesantren," kata Gus Rozaq.

Sembilan tower penginapan tersebar di berbagai lokasi, yakni MA Unggulan Bahrul Ulum, MMA Kampus 1 dan Kampus 2, MI Bahrul Ulum Putri, Kampus Universitas KH A. Wahab Hasbullah (Unwaha), MTsN Tambakberas, MAN Tambakberas, Kampus IAIBAFA, serta Kampus B Fatah Hasyim.

Di salah satu lokasi, yakni Tower 7 MAN Tambakberas, ruang-ruang kelas telah disulap menjadi kamar penginapan berpendingin udara (AC) lengkap dengan layanan kebersihan harian, sehingga mampu memberikan kenyamanan maksimal bagi peserta.

Kesiapan fasilitas tersebut juga mendapat apresiasi dari Ketua Pelaksana Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi penginapan.

Dengan terus dimatangkannya seluruh sarana akomodasi, panitia optimistis pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas akan berlangsung tertib, nyaman, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh muktamirin yang datang dari berbagai penjuru Nusantara.

Editor : Bustanul Hakim